19.22 -
Posted by Unknown -
Anda telah membuka posting yang berisi Puisi "Perpisahan termanis" Puisi itu
menurut aku adalah sebuah kata batin yang di mana kata kata itu terucap
didasari dari sebuah isi hati ntah tentang senang maupun sedih..
"Perpisahan Termanis"
Coretan tinta : Muhammad Munandar
Waktu terus berputar...
Tanpa ku sadari...
Waktu begitu cepat...
Bagaikan nafas yang berhembus
Aku mulai berfikir...
Akan kah kita selalu bersama...
Bermain bersama...tertawa bersama...
dalam keseharian kita...
Mulut ini diam tanpa kata...
Ataukah mungkin kita akan terpisahkan
dalam waktu yang begitu singkat...
tanpa kusadari...
Perpisahan ini sangatlah menyakitkan...
dapatkah aku melihat mu kembali??
mengenggam jari kelingking ini..
atau mungkin kita tak akan pernah bertemu ...
Selama bertahun tahun kita bersamaa...
tapi,kenapa harus ada jarak yang memisahkan kita..
ingin sekali aku selalu bersama mu
menyongsor pahit manis nya bumi ini..
Namun itu semua tidak bisa...
Perpisahan itu datangnya dengan sendiri
aku hanya bisa meneteskan air mata ini
air mata akan kebersamaan kita..selama ini.
Nb: Kadang pula disaaat ada sebuah pertemuan maka disitu pula ada sebuah perpisahan.. ntah,perpisahan itu bersifat manis maupun pahit,kita hanya bisa menunggu kapan perpisahan itu datang pada kita ataupun sahabat2 kita.. perpisahan itu datang nya dengan sendirinyaa,tidak dapat di tebak kapan datangnya..
Sekian puisi dari Mr.Puitis indonesia^^
Puisi ini dibuat 19.22 Puisi ini termasuk puisi baru . Jika kalian tertarik dengan puisi ini kalian bisa berlangganan Disini Salam kenal dari Puitis yang bernama Nandar. Kamu bisa kirimkan komentar "Berikan komentar Puisi ini", Salam Komunitas Puitis indonesia~.
0 komentar: