Hanya seorang puitis yang ingin sekali menuliskan sebuah puisi dengan sebuah pena yang di persembahkan hanya untuk kamu :)

Anda telah membuka posting yang berisi Puisi "Perpisahan termanis" Puisi itu menurut aku adalah sebuah kata batin yang di mana kata kata itu terucap didasari dari sebuah isi hati ntah tentang senang maupun sedih..

 

 

"Perpisahan Termanis"

 

Coretan tinta : Muhammad Munandar

 

Waktu terus berputar...

Tanpa ku sadari...

Waktu begitu cepat...

Bagaikan nafas yang berhembus

 

 

Aku mulai berfikir...

Akan kah kita selalu bersama...

Bermain bersama...tertawa bersama...

dalam keseharian kita...


Mulut ini diam tanpa kata...

Ataukah mungkin kita akan terpisahkan

dalam waktu yang begitu singkat...

tanpa kusadari...


Perpisahan ini sangatlah menyakitkan...

dapatkah aku melihat mu kembali??

mengenggam jari kelingking ini..

atau mungkin kita tak akan pernah bertemu ...

 

Selama bertahun tahun kita bersamaa...

tapi,kenapa harus ada jarak yang memisahkan kita..

ingin sekali aku selalu bersama mu

menyongsor pahit manis nya bumi ini..


Namun itu semua tidak bisa...

Perpisahan itu datangnya dengan sendiri

aku hanya bisa meneteskan air mata ini

air mata akan kebersamaan kita..selama ini.



Nb: Kadang pula disaaat ada sebuah pertemuan maka disitu pula ada sebuah perpisahan.. ntah,perpisahan itu bersifat manis maupun pahit,kita hanya bisa menunggu kapan perpisahan itu datang pada kita ataupun sahabat2 kita.. perpisahan itu datang nya dengan sendirinyaa,tidak dapat di tebak kapan datangnya..


Sekian puisi dari Mr.Puitis indonesia^^



Puisi ini dibuat 19.22 Puisi ini termasuk puisi baru . Jika kalian tertarik dengan puisi ini kalian bisa berlangganan Disini Salam kenal dari Puitis yang bernama Nandar. Kamu bisa kirimkan komentar "Berikan komentar Puisi ini", Salam Komunitas Puitis indonesia~.

0 komentar: